MPR, DPR dan DPD RI Siap Gelar Perayaan Natal Bersama
MPR, DPR, dan DPD RI akan segera menggelar Perayaan Natal 2021 sekaligus Perayaan Tahun Baru 2022 pada Rabu (12/1/2022) di Ruang Pustakaloka, Gedung Nusantara IV, Senayan, Jakarta. Anggota DPR RI sekaligus Ketua Panitia Perayaan Natal Bersama Lamhot Sinaga menyatakan pada perayaan Natal Bersama MPR, DPR dan DPD RI tahun ini mengusung “Cinta Kasih Kristus yang Menggerakkan Persaudaraan” sesuai dengan tema nasional Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).
Terkait tema itu, perayaan mendatang tidak hanya sebatas perayaan dan ibadah namun juga menghadirkan event ‘Kuliner UMKM’. Demikian disampaikan Ketua Panitia Perayaan Natal Bersama MPR, DPR dan DPD RI tersebut saat konferensi pers di Media Center, Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Selasa (11/1/2022). Turut hadir Anggota DPR RI Ananta Wahana dan Kepala Badan Keahlian Setjen DPR RI Inosentius Samsul.
“Perayaan Natal Bersama dilaksanakan sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan merawat kebhinekaan dengan semangat mewujudkan nilai-nilai Pancasila. Maka, panitia mengundang puluhan tenant kuliner nusantara dengan melibatkan segenap pelaku UMKM yang bisa dinikmati secara gratis secara take away di Kompleks Parlemen. Tujuannya, untuk membantu meringankan perekonomian para pelaku UMKM yang paling terdampak Pandemi Covid-19 selama ini," ujar Lamhot.
Lebih lanjut, Lamhot mengungkapkan Panitia Natal Bersama MPR, DPR dan DPD RI mengangkat perpaduan berbagai pakaian adat dari beragam adat Nusantara yang bertujuan untuk semakin menegaskan bahwa di Kompleks Parlemen satu sama lain berada dalam satu kesatuan bingkai NKRI. Sekaligus mencerminkan MPR, DPR dan DPD RI adalah miniatur kebhinekaan yang tetap dapat rukun dan damai dalam memperjuangkan berbagai pembangunan nasional.
Menutup pernyataannya, Lamhot menuturkan rangkaian Perayaan Natal Bersama MPR, DPR, dan DPD RI akan dihadiri berbagai unsur pemerintah seperti Kementerian/Lembaga, segenap mitra kerja DPR hingga Duta Besar negara-negara sahabat, tokoh agama dan ormas keagamaan. “Tentu, mengingat masih dalam suasana Pandemi Covid-19 maka seluruh rangkaian kegiatan tetap dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat," pungkas Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Golkar itu. (pun,ann/sf)